Ahmad Fathul Bari : Dari Demonstrasi ke Kontestasi

Ahmad Fathul Bari : Dari Demonstrasi ke Kontestasi

Tulisan berikut adalah tulisan dari Bung Ahmad Pratomo (Tommy). Beliau adalah Kepala Bidang Sejarah dan Budaya Maritim Asosiasi Pemuda Maritim Indonesia (APMI). Beliau memberi judul tulisan ini: Ahmad Fathul Bari : Dari Demonstrasi ke Kontestasi

Kontestasi politik terbesar negeri ini akan diselenggarakan sebentar lagi. Tahun 2018 dan 2019 adalah waktunya. Ada yang bilang tahun ini adalah tahun politik. Ada juga yang bilang tahun ini mirip dengan ungkapan yang dicetuskan oleh Bung Karno dulu periode akhir 60-an, “vivere periccolso” (hidup penuh bahaya).

Dari yang sudah – sudah, kita ambil contoh pemilu legislatif, dimana partai menggembar-gemborkan para jagoannya untuk bisa terpilih dan duduk di parlemen. Namun, ada saja anggotanya yang korupsi. Lalu, berakhir di bui.

Namun, di balik image negatif yang termaktub dalam relung orang-orang yang bekerja di parlemen sekarang ini, muncul wajah-wajah baru yang akan mengubah Indonesia ke depan. Salah satunya adalah Ahmad Fathul Bari. Ai, begitu ia disapa, akan bertarung menjadi anggota legislatif dari PKS untuk pemilihan legislatif Dapil NTT 2.
Harapan Muda Indonesia

Ahmad Fathul Bari dikenal sebagai seorang aktivis tulen yang progressif. Sewaktu menjadi mahasiswa di UI, ia pernah menjabat sebagai Ketua BEM UI periode 2006/2007. Sebagai seorang organisatoris, ia bahkan dilekatkan sebagai salah seorang agitator terhebat sepanjang sejarah lembaga kemahasiswaan UI, bersanding dengan Rico Marbun (Ketua BEM UI 2002/2003) dan GarI Primananda (Ketua BEM UI 2004/2005). Tidak berlebihan jika ia pernah dijuluki singa podium oleh teman-teman aktivis semasanya.

Sepak terjangnya sewaktu menjadi Ketua BEM UI, ia mendirikan departemen baru, yang bernama Pusat Studi Gerakan (PUSGERAK) BEM UI. PUSGERAK berfungsi sebagai think-tank atau “laboratorium” kebijakan pergerakan BEM UI. Salah satu aksi mahasiswa terbesar yang dipimpinnya saat itu ialah demonstrasi menolak kedatangan Presiden George W. Bush. Aksi ini merupakan salah satu aksi terbesar mahasiswa pada medio awal 2000-an.

Kini, Ahmad Fathul Bari yang juga pengurus pusat ILUNI UI, akan melanjutkan perjuangan dengan menjadi calon anggota legislatif DPR RI. Sebuah ladang perjuangan baru. Petualangan baru. Tapi sarat pengalaman. Sebuah pengalaman dunia politik yang tidak berbeda jauh dengan apa yang ia alami semasa menjadi ketua BEM dulu.

Memiliki idealisme tinggi untuk Indonesia. Rasanya tidak usah dipungkiri lagi jika Ai akan menjadi pembeda dari anggota legislatif lainnya. Jika banyak anggapan bahwa orang yang masuk politik (parlemen) tidak akan bisa keluar dari sistem yang busuk, korup, dan khianat, maka Ahmad Fathul Bari yang akan membuat sistem baru yang idealis sebagaimana fungsi parlemen yang semestinya: untuk rakyat.

Ahmad Pratomo (Tommy)

Kepala Bidang Sejarah dan Budaya Maritim
Asosiasi Pemuda Maritim Indonesia (APMI)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *